ryuu

Kisah dibalik pembuatan video Hari Oeang ke-71

“Guys, kita bikin video untuk Hari Oeang yuk!”ajak saya ke dua orang sahabat saya; Brian dan Arif; yang langsung disetujui oleh mereka. “Ok, konsepnya gimana bang?” sahut Arif. “Karena temanya Hari Oeang, gimana kalo kita bikin video cerita tentang uang? Perjalanan si uang dari satu tempat ke tempat yang lain, dari satu tangan ke tangan yang lain, dan uang ini digunakan untuk apa saja!”sambung saya.

Percakapan di atas menjadi cikal bakal terwujudnya video Hari Oeang yang kami buat. Dari ide awal di atas tersebut, kami mulai membuat konsep story board dan menentukan teknik pengambilan gambar. Akhirnya kami memilih teknik Hyperlapse untuk menceritakan kisah perjalanan uang tersebut. Apa itu Hyperlapse? Apakah sama dengan timelapse?

HYPERLAPSE VS TIMELAPSE

Saya kira sudah banyak orang yang mengetahui apa itu timelapse dan bagaimana cara membuatnya, apalagi sekarang sudah banyak alat photography yang memiliki fitur untuk membuat video timelapse. Timelapse photography adalah pengembangan dari bidang fotografi yang menjadikan sekumpulan foto yang diambil dalam periode tertentu menjadi sebuah klip video pendek. Interval pengambilan foto diatur setiap beberapa detik bahkan menit, sehingga untuk menghasilkan sebuah klip video pendek membutuhkan periode pemotretan yang cukup lama. Obyek foto yang diambil adalah sesuatu yang bergerak lambat sehingga ketika foto-foto tersebut digabungkan menjadi video maka pergerakan obyek tersebut menjadi cepat.

Contoh video Timelapse

Lalu apa itu hyperlapse? Sebetulnya teknik pengambilan gambar pada hyperlapse sama seperti timelapse, bedanya adalah :

  • Posisi kamera untuk pengambilan timelapse diam disatu tempat sementara posisi kamera untuk pengambilan hyperlapse bergerak dari satu titik ke titik yang lain.
  • Hasil objek di timelapse adalah satu bidang sudut gambar, misalnya sebuah rumah (posisi kamera tetap) dengan pergerakan awan dan orang-orang di sekitarnya yang cepat. Sementara pada hyperlapse, objek dapat berpindah-pindah sesuai arah kamera yang bergerak.

Teknik Hyperlapse ini memang lebih sulit dibandingkan timelapse karena kamera terus bergerak dengan tetap memfokuskan posisi kamera pada satu objek tertentu.

Contoh video Hyperlapse dan cara membuatnya :

TANTANGAN

Dalam membuat video kali ini ada beberapa tantangan yang kami hadapi. Selain memastikan jarak antara lensa kamera dengan objek (uang) selalu sama, kesulitan berikutnya adalah mengambil suara dan gambar anak kecil diakhir video. Brian muncul dengan ide untuk menggunakan suara anak saya (Ryuu) sebagai voice over di video ini. Kami pun mulai membuat skrip cerita uang menggunakan kalimat-kalimat sederhana yang kira-kira dapat disuarakan oleh Ryuu.

Memilih kata-kata yang mudah buat Ryuu saja sudah merupakan tantangan tersendiri, apalagi pada saat melakukan pengambilan suaranya, perjuangan banget hahaha.. Proses pengambilan suara dan gambar Ryuu harus dilakukan dengan cepat karena saya perlu menjaga suasana hatinya agar mau mengikuti arahan saya dan Arif.

Setelah mengambil lebih dari 500 photo, berkali-kali mengambil suara dan gambar Ryuu, serta mendapatkan revisi dari tim kreatif Humas Direktorat Jenderal Pajak akhirnya video Hari Oeang ke-71 ini berhasil kami selesaikan tepat waktu. Walau pelaksanaan syuting sempat tertunda karena kesibukan kami masing-masing alhamdulillah konsep video yang semulanya sudah kami rencanakan dari dua bulan lalu berhasil dirampungkan juga.

Berikut ini adalah hasil jadi video Hari Oeang dengan teknik Hyperlapse yang kami buat.

Selamat menikmati dan jangan lupa untuk subscribe channel youtube saya TheOskarscom, thank you 🙂

(Visited 46 times, 1 visits today)

24 opinions on “Kisah dibalik pembuatan video Hari Oeang ke-71”

  1. Keren videonya Mas! 😀 tapi salah fokus sama suaranya Ryuu, gemesss banget hehe. Hyperlapse yg aku tangkep hampir mirip sama stop motion ya? Bedanya apa ya Mas?

    1. Iya bener mirip, bedanya kalo stop motion backgroundnya bs saja statis sedang kalo hyperlapse baik obyek maupun backgroundnya sama2 bergerak tapi pergerakan backgroundnya lebih cepat dari obyek

  2. ih asli bang, ini keren banget. wajib belajar dengan bang okay ini, wajib banget, mana suara dedeknya lucu lagi, aduh-aduh, salam untuk untuk dedeknya bang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *